Sidrotun Naim
Ilmuwan Indonesia

Ilmuwan Indonesia yang berhasil menemukan pengendalian penyakit white spot syndrome virus (WSSV) pada udang tahun  2008.  Penelitian ini didasarkan atas keprihatian Sidrotun atas merosotnya ekspor udang yang telah menyebabkan kerugian besar bagi petani udang di Indonesia..  Berkat temuannya itu, ia mendapat penghargaan L'Oreal National Fellowship 2009 dan L'Oreal -Unesco FWIS International 2012.

Sidrotun kemudian mendapat beasiswa Fulbright. Beasiswa itu dapat diraihnya karena sederet capaian. Sebelumnya ia menerima gelar PhD untuk bidang Mikrobiologi Lingkungan melalui program PhD Fulbright Presidential. Kemudian ia juga mendapatkan sekaligus dua gelar master dari Universitas Arizona pada 2012 dan University of Queensland, Australia.
Disertasi doktoral Naim membahas masalah penyakit udang dan pencegahannya. Dia juga melakukan riset lanjutan di program postdoctoral di Harvard Medical School, terkait virus udang.

Pada 2014, Sidrotun terpilih menjadi penerima Prince of Asturias Award 2014 di Spanyol, untuk kategori kerja sama internasional, mewakili para program beasiswa Fulbright dari seluruh dunia. Di Spanyol, penghargaan Prince(ss) of Astuarias adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga dunia untuk bidang yang berbeda. Beberapa tokoh penting yang mendapat penghargaan tersebut adalah, Bill Gates, Iker Casillas,  dan  Xavi Hernandez.


Share This Page