People Of The Year 2010- Membangun Prestasi


Pemilihan People Of The Year (POTY) adalah   tradisi positif yang terus dipertahankan harian   Seputar Indonesia (SINDO).         

Ada sesuatu yang sangat substantif yang   menjadi message di balik pemilihan POTY,   yakni SINDOingin mendorong lahirnya   tokoh-tokoh berprestasi dan tokoh-tokoh   inspiratif.   Sejujurnya bangsa ini masih   memerlukan banyak orang baik dan   berprestasi.Bukan banyak orang tidak   baik dan sedikit berprestasi.Untuk   merealisasikan pekerjaan ini tentu tidak   sederhana,karena diperlukan keseriusan   dan kerja keras yang konsisten.

Ada   kesadaran kuat dari setiap individu   dan lingkungannya yang saling   mendukung.   Prestasi bagi bangsa ini menjadi sangat   penting karena melalui torehan itulah   bangsa ini bisa meningkatkan harkat dan   martabatnya di tengah pergumulan   dengan bangsa lain.Selain itu,dengan   prestasi,perjalanan ke depan bangsa ini   akan lebih terukur.  

 Sebenarnya,untuk melahirkan tokohtokoh   berprestasi di negara ini tidak sulit,   karena faktanya bangsa ini memiliki   sumber daya manusia berkualitas yang   cukup banyak serta didukung potensi   sumber alam yang melimpah.Namun   ada pertanyaan yang mengusik:   mengapa membangun komitmen   berprestasi pada bangsa ini seperti masih   sulit?   Dalam persepsi yang   kuat muncul ke publik,   kultur jalan pintas,tradisi   korup,lemahnya   penegakan hukum   menjadi salah satu   faktor yang   memandulkan   lahirnya generasi   berprestasi.   Kuatnya konflik politik   yang diindikasikan dengan tarik   menarik kepentingan dalam menata   sistem ketatanegaraan juga telah   menyumbat munculnya generasi   berprestasi.

Akhirnya semuanya seperti   menjadi serba-given,sehingga negara   seperti serbaterbatas.   Inilah yang menjadi postulat mengapa   di luar keterbatasan itu media massa   yang menjadi salah satu pilar demokrasi   yang mengembangkan cara berpikir   positif,konstruktif,serta sebagai balance of   power harus "berteriak"untuk   menggugat rendahnya penghargaan   terhadap sebuah prestasi di dalam diri   bangsa ini.   SINDO,yang menjadi bagian dalam   komunitas media,dengan kesadaran tinggi   ingin memberikan kontribusi positif atas   setiap prestasi anak bangsa yang terbukti   memberikan sumbangan besar  pada terangkatnya derajat   bangsa.   

Tidak bisa dibayangkan   ketika banyak orang yang   mempunyai potensi   berprestasi   dibiarkan,ketika   banyak orang berprestasi   tidak dihargai atau   dipinggirkan.   Lebih ironis ketika ada   yang berprestasi justru disembunyikan   dan tidak malu prestasi orang lain diakui   sebagai prestasinya.Rendahnya   kesadaran menghargai prestasi inilah   yang menjadi masalah serius bangsa ini.   

Maka,anak bangsa seperti Emirsyah   Satar,mantan bankir yang berhasil   mengangkat citra Garuda Indonesia   menjadi perusahaan yang sehat dan   berprestasi,termasuk yang tidak boleh   didiamkan.   Emir,dan orang-orang seperti Emir,   sepatutnya diberi keleluasaan dan   didorong untuk terus mengembangkan   prestasi.Bukan sekadar nilai prestasi   dalam perspektif perusahaan,tapi Emir   berhasil meyakinkan dengan apa yang   disebut "safety first"sehingga masyarakat   bisa merasakannya.  

 Tidak hanya Emir,banyak tokoh lain   yang tidak ter-cover publik,tetapi punya   prestasi yang patut dibanggakan.Sebut   saja Herry Zudianto,yang dinobatkan   sebagai kepala daerah terbaik; Ibu Sutiani   sebagai pendidik terbaik; Prof Firmanzah   PhD yang dinobatkan sebagai tokoh muda   berprestasi; mahasiswa ITS yang berhasil   mengembangkan teknologi Sapu Angin;   Hadi Rumpoko sebagai tokoh UMKM yang   mengembangkan bisnis ulat Hong Kong;   serta Tim Perahu Naga sebagai   olahragawan terbaik.   

Mereka telah memberi inspirasi   kepada masyarakat dengan prestasi yang   telah mereka torehkan.Bangsa ini akan   cepat menjadi bangsa yang besar dan   berpengaruh tatkala ada dorongan kuat   lahirnya banyak anak bangsa yang   melahirkan berbagai macam prestasi.   Inilah poin bangsa kita,menjadi bangsa   yang terus berprestasi.


Download Profil Pemenang

Sutiani
Firmanzah
Hadi Rumpoko
Herry Zudianto
Emirsyah Satar
Tri Mumpuni
Tim Perahu Naga Indonesia
Tim Mahasiswa ITS