ABOUT POTY 2014




People of The Year

Tradisi memilih tokoh kondang sepanjang satu tahun dipioniri oleh Majalah TIME.Person of the Year digagas oleh pendiri majalah TIME,Henry Luce dan Briton Haddon.Penobatan Person of the Year berarti sebuah penghargaan yang menurut opini editor,mempunyai efek paling besar dalam sejarah dalam 12 bulan terakhir,untuk halhal baik ataupun buruk.

Sebagai contoh,Joseph Stalin dan Adolf Hitler sebagai Person of the Year pada 1938. Hitler terpilih karena dalam 12 bulan terakhir telah menyelesaikan Anschluss of Austriadan melakukan perjanjian di Munich yang membuat Cekoslowakia berada di tangannya.

Nama-nama besar lain yang terpilih menjadi Person of the Year, antara lain,Ratu Elizabeth II pada 1952 dan Anwar Sadat pada 1977. Pada tahun 2005,TIME menjadikan pemusik Bono dan Keluarga Gates sebagai Person of the Year. Penganugerahan model ini semakin menjelaskan kepada kita bahwa secara teratur dan kritis TIME melakukan pengamatan sepanjang masa satu tahun terhadap tokohtokoh yang telah menunjukkan perannya di dalam masyarakat suatu bangsa.Tradisi TIME ini diikuti oleh majalah-majalah terkemuka lain, seperti Newsweek,Le Monde,Der Spiegel.Media terkemuka dari negara-negara berkembang pun ikutikutan meramaikan bursa para tokoh.

Bisa saja,tokoh yang ditampilkan menimbulkan kritik saat seorang tokoh tersebut yang dipilih,mengapa tidak tokoh lain yang dianggap mempunyai kredibilitas lebih tinggi. Adalah sah-sah saja bila orang tidak seratus persen bersepakat,tapi paling sedikit,pilihan tersebut mempunyai spirit aklamasi yang pada akhirnya masyarakat menerima kehadiran tokoh-tokoh yang dipilih sebagai Person of the Year atau Man of the Year (MoY).

Mahatma Gandhi (1930),misalnya,adalah bapak bangsa India yang terkenal dengan program Swadesi untuk memajukan masyarakatnya dan tidak tergantung semata pada pihak asing.Perilakunya sangat bersahaja, antikekerasan,serta memiliki integritas moral yang tinggi. Winston Churchill (MoY 1949) adalah mantan Perdana Menteri Inggris yang tidak lepas dengan cerutunya sehingga sempat dinobatkan sebagai tokoh objek fotografi dengan akting cerutunya yang khas itu.Sebagai salah seorang arsitek yang memadamkan ekses perang dunia,dia dikenang sebagai seorang ahli strategi ulung,dan bersikap negarawan sehingga Ratu Inggris memberi anugerah kepadanya gelar kebangsawanan prestisius,sebutan "Sir".

Tokoh terkemuka lain,sebutlah Konrad Adenauer (MoY 1953) adalah Kanselir Jerman pertama setelah PD II yang juga bersama tokoh-tokoh Eropa lain menjadi arsitek terbentuknya suatu masyarakat Eropa yang integral dan kini terwujud dengan nama European Unionatau Uni Eropa.Pemenang Nobel Perdamaian Kanselir Willy Brandt yang terkenal dengan politik Ost-nya itu juga kebagian Man of the Year pada 1970.

Tokoh lainnya,John F Kennedy (MoY 1961),terkenal dengan pernyataannya ketika berada di Berlin pada masa perang dingin. Tokoh moderat yang terbunuh di Dallas ini berujar Ich bin ein Berliner atau saya orang Berlin yang disambut tepuk tangan gegap gempita waktu dia berpidato di depan Balai Kota Berlin yang suasana politiknya sangat mencekam.Dia juga terkenal dengan pernyataan "Jangan bertanya apa yang diberikan negara kepadamu, tapi tanyalah apa yang dapat kau berikan kepada negara".

Hingga kini, kalimat itu menjadi suatu pernyataan yang selalu dikenang. Begitu juga dengan pernyataan "I have a dream"dari Martin Luther King (MoY 1963),pejuang hak-hak sipil yang legendaris itu.Dia lirih menyebut,"Aku mempunyai impian pada satu masa anak berkulit hitam dapat duduk bersama dengan anak kulit putih di satu meja ..!" Kalau hari ini China mulai bangkit sebagai raksasa dunia yang sangat dikhawatirkan Amerika Serikat, maka Deng Xiaoping (MoY 1978) adalah ideolog piawai yang mendesain negeri itu.

Negara itu hingga kini tetap berideologi komunis,tetapi demi kesejahteraan rakyatnya Deng menjadikan pendekatan ekonomi liberal untuk meraup keuntungan dengan moto yang diyakininya: tidak masalah warna kucing,yang penting dia dapat menangkap tikus. Tokoh utama yang mewarnai perjalanan pergerakan dunia Islam, Ayatollah Khomeini (MoY1979), secara sistematis menyusun kekuatan.

Dengan gigih dia menyebarkan dakwahnya melalui kaset-kaset yang diselundupkan dari kota suaka politiknya,Paris,yang akhirnya berhasil merontokkan kekuasaan imperium Reza Pahlevi, maharaja Iran yang akhir hayatnya dihabiskan di Kairo.Kalau mau diteruskan,maka tercatatlah namanama terkenal lain,seperti King Faisal,Ronald Reagan,Lech Walesa, Mikhael Gorbachev,Bill Clinton,Pope John Paul II atau The Peacemaker, Rabin,Arafat,Mandela dan De Klerk.

People of The Year Koran SINDO

Masa selalu berganti, sejarah selalu berulang,dan setiap perulangan sejarah selalu menghasilkan tokoh.Perjalanan Indonesia dalam menapaki masa 12 bulan  mencatat peran-peran tokoh di berbagai bidang.

Peran mereka,secara langsung maupun tak langsung telah memberikan pengaruh yang begitu besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.Menyadari betapa besar jasa para tokoh,sudah sepantasnya, sebuah apresiasi diberikan bagi mereka. Koran SINDO mencoba untuk menggali apresiasi itu lewat jajak pendapat yang diberi tajuk People of The Year.  

Ribuan responden responden dijaring untuk menetapkan siapa tokoh yang paling berpengaruh. Data responden diambil dari buku telepon/pembaca Koran SINDO dan Melalui Polling Online melalui www.koran-sindo.com.  Setiap responden diajukan pertanyaan terbuka seputar siapa tokoh-tokoh yang paling berpengaruh di bidang Politik, Ekonomi, Hukum, Budaya, Olahraga dan tidak menutup bidang lainya.




Metodologi yang digunakan pada POTY 2014 adalah metodologi kualitatif terdiri dari FGD Tim Panel Expert dan Analisa Data

Tahap 1 (FGD Nominasi)
Proses penentuan nama-nama kandidat POTY oleh Redaksi Koran SINDO

Tahap 2 Pegumpulan Data

Tahap 3 (FGD Final)
Tim Juri bersama Redaksi memilih 1 nama dari sekian nama kandidat per kategori sebagai pemenang berdasarkan:

1.    Jenis terobosan yang dilakukan selama tahun 2014
2.    Seberapa besar pengaruhnya terhadap masyarakat
3.    Track Record
4.    Konsistensi tokoh di jalurnya



1. Membawa semangat pembaharuan, terobosan (breakthrough) dan mampu memecah kebuntuan (ice breaker)
    dalam persoalan kebangsaan
2. Memiliki integritas
3. Melakukan tindakan yang memberi pengaruh pada lingkungan sekitar
4. Berani mengambil keputusan cepat dan siap mengambil risiko
5. Memberi inspirasi bagi masyarakat luas



  • Handri Satriago

    Tempat/Tanggal Lahir : Pekan Baru,  13 Juni 1969

    Pendidikan :
    * S1 bidang Tekologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor (1993)
    * Magister Management (MM)  IPMI
    * MBA dari Monash University, Australia  (1997)
    * Doktor dalam bidang Strategic Management, Universitas Indonesia (2010)

    Karir

    * Manajer Business Development di GE International
    * General Manager Industrial Lighting and Systems GE Lighting Indonesia (1998)  
    * Regional Black Belt di GE Power Systems Asia Pacific (2001)
    * Quality ACFC Leader untuk GE Power Systems Asia (2004)
    * Memimpin bisnis Power Generation untuk GE Energy di Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Filipina (2005-2010)
    * CEO GE Indonesia (Juli 2011)

    Organisasi
    * Anggota Dewan Penasehat IPMI Business School
    * Ketua GE Volunteer Indonesia Chapter
    * Gubernur di America Chamber of Commerce (Amcham) Indonesia
    * Anggota Komite Indonesia di US-ASEAN Business Council

  • Ahmad Erani

    Temp/Tanggal lahir: Ponorogo, 22 Maret 1973




    Pendidikan
    * Menyelesaikan gelar sarjana dari Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya, 1996.
    * Pada 2001 menuntaskan studi post-graduate(MSc) di University of Gottingen (Georg-August-Universitat Gottingen), Jerman
    * Pada 2005 menyelesaikan studi doktoral (Ph.D) di University of Gottingen (Georg-August-Universitat Gottingen), Jerman

    Karier
    * Aktif mempublikasikan tulisan diberbagai media massa (sekitar 500 artikel telah diterbitkan di koran/majalah nasional) dan jurnal ilmiah.
    * Mempresentasikan paper dalam forum-forum seminar nasional maupun internasional. (melalui beasiswa GTZ dan DAAD), dengan spesialisasi Ekonomi Kelembagaan.
    * Sejak 1997 bekerja sebagai dosen di kampus almamater dan menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Pascasarjana Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya (2007-2009) dan Pembantu Dekan I (Akademik) Agustus 2009 – April 2010.
    * Sejak 2008 – saat ini mengemban amanah sebagai Direktur Eksekutif INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Jakarta.
    * Sejak 2010 (Maret) sampai saat ini menjadi Anggota BSBI (Badan Supervisi Bank Indonesia), serta menjadi Ketua Focus Group Infrastruktur Pengurus Pusat ISEI (2012-2015).
    * Pada 2006 dan 2009 terpilih sebagai Dosen Berprestasi I Universitas Brawijaya (dan dosen berprestasi tingkat nasional) dan
    * 2007 terpilih sebagai penulis buku paling produktif di Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya.
    * Mulai 1 Juni 2010 diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (pengukuhan dilakukan pada 30 Desember 2010).




  • Yunus Husein

    Temp/Tanggal Lahir : Nusa Tenggara Barat, 29 Desember 1956

    Pendidikan   
    * S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia
    * Master of Laws (LL.M) dalam International Legal Studies dari Washington College of Law
    * Doktor dalam bidang Ilmu Hukum dari Universitas Indonesia

    Karier 
    * Staf pemeriksa keuangan  di BI (1982-1985)
    * Pimpinan Direktorat Hukum BI (2002)
    * Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) (2002)
    * Bank Indonesia sebagai staf ahli Direktorat Sumber Daya Manusia
    * Pengajar di Fakultas Hukum Universitas Indonesia serta menjadi dosen tidak tetap di beberapa universitas swasta


  • Gun Gun Heryanto

    Temp/Tanggal Lahir    : Cianjur, Jawa Barat, 12 Agustus 1976





    Pendidikan      
    * S1 Jurusan Komunikasi Penyiaran
    * Islam, Fakultas Dakwah dan
    * Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    * Gelar Magister Sains (M.Si)
    * Departemen Ilmu Komunikasi
    * FISIP Universitas Indonesia
    * Sedang menempuh S3 di Program
    * Doktor Ilmu Komunikasi Unpad Bandung



Share This Page